Kebakaran di Lamteumen Timur Hanguskan Rumah Kos dan Tiga Tempat Usaha, Pemko Banda Aceh Salurkan Bantuan Masa Panik

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran yang terjadi di Jalan T. Umar, Gampong Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, pada Minggu (26/7/2026). Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.20 WIB tersebut menghanguskan satu unit rumah kos, satu unit warung kopi, serta dua unit toko yang digunakan sebagai bengkel ban mobil dan bengkel sepeda motor.

Berdasarkan hasil asesmen Tim Dinas Sosial Kota Banda Aceh, peristiwa tersebut berdampak terhadap 7 Kepala Keluarga (KK) atau 12 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi kabel di dinding rumah kos yang berada di samping warung kopi. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

Sesaat setelah menerima laporan, Tim Dinas Sosial Kota Banda Aceh langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan korban, serta mengidentifikasi kebutuhan yang diperlukan dalam penanganan masa tanggap darurat.

Bantuan masa panik diserahkan pada Senin (27/7/2026) oleh Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Ir. Jalaluddin, S.T., M.T., didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh beserta jajaran. Penyaluran bantuan turut dihadiri Camat Jaya Baru.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar, meliputi permakanan, sandang, serta peralatan dapur, untuk membantu meringankan beban para korban pada masa awal pascakebakaran.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kota Banda Aceh terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

“Pemerintah Kota Banda Aceh hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana memperoleh bantuan kebutuhan dasar. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban pada masa awal pascakebakaran,” ujar Jalaluddin.

Di akhir kegiatan, Pemerintah Kota Banda Aceh juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan seluruh peralatan yang berpotensi memicu kebakaran dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah maupun tempat usaha. (ls)