Banda Aceh – Dinas Sosial Kota Banda Aceh menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemantapan Aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG) bagi Fasilitator Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) se-Kota Banda Aceh Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Sosial Kota Banda Aceh pada 4 – 6 Mei 2026.
Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh pada Senin, 4 Mei 2026. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa SIKS NG menjadi instrumen kunci dalam mewujudkan data kesejahteraan sosial yang valid. “Fasilitator SLRT adalah garda terdepan di lapangan. Penguasaan aplikasi ini wajib, agar verifikasi dan validasi DTSEN serta pengusulan bantuan sosial berjalan cepat, tepat, dan akuntabel,” ujarnya.
Bimtek dilaksanakan selama tiga hari dengan pembagian peserta per kecamatan sebagai berikut:
Hari Pertama, Senin 4 Mei 2026:
1. Kecamatan Meuraxa
2. Kecamatan Kuta Alam
3. Kecamatan Kutaraja
Hari Kedua, Selasa 5 Mei 2026:
1. Kecamatan Ulee Kareng
2. Kecamatan Banda Raya
3. Kecamatan Baiturrahman
Hari Ketiga, Rabu 6 Mei 2026:
1. Kecamatan Jaya Baru
2. Kecamatan Lueng Bata
3. Kecamatan Syiah Kuala

Materi Bimtek meliputi pembaruan fitur SIKS NG 2026, teknis verifikasi dan validasi DTSEN, mekanisme pengusulan dan penonaktifan penerima bantuan, penanganan data anomali, serta integrasi SIKS NG dengan sistem layanan dan rujukan di tingkat kecamatan.
Kegiatan juga diisi praktik langsung penggunaan aplikasi dan simulasi penanganan pengaduan masyarakat terkait data bantuan sosial, untuk memastikan seluruh fasilitator mampu melakukan pemutakhiran data secara mandiri dan real-time sesuai standar Kementerian Sosial RI.
Melalui Bimtek ini, Dinas Sosial Kota Banda Aceh menargetkan seluruh fasilitator SLRT memiliki kompetensi teknis yang merata, sehingga program bantuan sosial tahun 2026 dapat tersalur lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran di seluruh wilayah kota.